Mourinho Memang Butuh Lukaku di MU | Taruhan Bola

ukrlib.net – Kaidah umum menimpa seorang tukang serang tengah telah punah Buntutnya ini. Jika tugas mereka semula cumalah membuat sesuatu gol sebanyak-banyaknya, semakin ke sini, mereka mempunyai tugas yang lebih rumit. ini memang sedikit ekstrem  Anda boleh percaya atau tidak. akan tetapi, di era modern ini Anda akan sering mengadakan perjumpaan seorang tukang serang haus gol cuma duduk di bangku simpanan pada waktu itu timnya sedang melakukan kompetisi menegangkan.

Mourinho Memang Butuh Lukaku di MU | Taruhan Bola

Di Premier League musim lalu, empat tim yang finis di papan atas klasemen bisa dikatakan mempunyai tukang serang yang bekerja menggunakan cara tidak lumrah. Chelsea, sang juara, mengunggulkan Diego Costa yang bisa tetap tenang waktu menghajar kaki pemain bertahan lawan. Rata-rata, eks pemain Atletico Madrid ini melakukan 1,2 kali pelbiaya dalam setiap kompetisi. Dari sisi lain kota London, Harry Kane memang menamatkan musim  torehan gol luar biasa, 29 gol. akan tetapi, jumlah assist-nya yang menggapai  7, di mana dia cuma kalah dari Christian Eriksen (15 kali) diantara pemain-pemain Tottenham yang lain, bisa menjadi bukti bahwa ia bukan sekedar lihai dalam urusan membobol gawang lawan.

Anda mungkin akan mengerutkan dahi pada waktu itu mengetahui Pep Guardiola, pengasuh Manchester City, meragukan mutu Kun Aguero. Aguero berhasil membuat sesuatu 109 gol cuma dalam 5 tahun awalannya  City. Musim lalu pun, di tengah-tengah kesangsian Guardiola, tukang serang Argentina itu tetap mampu membuat sesuatu 20 gol. akan tetapi waktu Gabriel Jesus dalam situasi bugar, Aguero lebih sering dibuang ke bangku simpanan. Alasannya: Gabriel Jesus lebih nyetel  filosofi permainan Guardiola. Dan Guardiola berhasil memberikan bukti. City yang sempat terseok-seok pada musim lalu berhasil kembali ke trek yang benar berkat pertolongan yang yang dikerjakan oleh Jesus.

Sedikit lebih edan daripada Chelsea, Spurs, maupun City, Setan Merah atau Liverpool justru lebih menjadi penentu  memainkan Roberton Firmino daripada Daniel Sturridge di lini depan timnya. Jurgen Klopp, pengasuh Setan Merah atau Liverpool, mempunyai penilaian terendiri dalam Perihal ini: Firmino lebih pas menjadi tombol start dalam mesin pressing Setan Merah atau Liverpool.  pendekatan layaknya itu, Firmino rata-rata lakukan tepuhan jarak Sampai 11,5 km dalam setiap kompetisi, dan 78% dari jarak itu ditempuh  melakukan sprint. sudah pasti itu ialah hal yang gila. Pada tahun 90-an, Matthew Le Tissier, tukang serang ajaib Southampton, tak perlu banyak berlari untuk membuat sesuatu gol. akan tetapi Firmino melakukan hal layaknya itu cuma untuk memburu bola, bukan untuk membuat sesuatu gol.

Menariknya, di tengah-tengah gencarnya tukang serang  peran ekstrem di tim-tim besar Buntutnya ini, Jose Mourinho, pengasuh Manchester United, justru memberikan angin surga pada tukang serang berstyle main kuno. Di Transfer window musim panas ini, ia membuat datang Romelu Lukaku dari Everton. Harganya pun bisa  bikin mulut setiap orang menganga: £75 juta.

yg terlebih dahulu, mungkin banyak orang yang berasumsi bahwa ekspedisi karier Lukaku akan identik  Club medioker sesudah terlempar dari Chelsea. akan tetapi, ia kini berada di Manchester United, salah satu Club paling besar didunia  harga yang cukup luar biasa.

Lalu, mengapa Mourinho menjadi penentu  membuat datang tukang serang semodel Lukaku?

Pada era Louis van Gaal, United mempunyai “pabrik kebosanan” untuk dimengonsumsi para penggemarnya. United waktu itu nyaris senantiasa gagal untuk tampil spektakuler, baik waktu menjumpai Club besar maupun Club kecil. Kulminasinya, pengasuh asal Belanda tersebut dipecat di akhir musim ke-2nya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *