9 Macam-Macam Bencana Alam di Indonesia dan Penjelasannya

9 Macam-Macam Bencana Alam di Indonesia dan Penjelasannya

9 Macam-Macam Bencana Alam di Indonesia dan Penjelasannya

Indonesia dapat dikatakan sebagai tidak benar satu negara yang rawan pada bencana alam. Bukan tanpa alasan, secara geografis Indonesia di lewati zona cincin api pasifik dan sabuk alpide. Bukan cuma itu, wilayah Indonesia juga berapa pada pertemuan lempeng-lempeng tektonik.
Bandar Taruhan
Kedua hal inilah yang membawa dampak Indonesia rentan terjadi bencana alam, khususnya bencana gunung meletus dan gempa bumi. Bukan cuma gunung meletus dan gempa bumi, Indonesia yang terdiri berasal dari beberapa pulau dan dikelilingi laut beri tambahan risiko bencana alam tersendiri.

Kondisi ini membawa dampak Indonesia tidak luput berasal dari ancaman bencana tsunami. Terlebih aktivitas lempeng di Indonesia yang mempunyai pergerakan memadai aktif. Hal ini jadi jadi besar peluang terjadinya bencana tsunami.

Selain itu, Indonesia tetap mempunyai beberapa risiko bencana alam lain, baik yang disebabkan oleh rusaknya alam itu sendiri maupun yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Dilansir berasal dari Liputan6.com, selanjutnya macam-macam bencana alam yang sering terjadi di Indonesia berserta penjelasannya, yang perlu diketahui.

Gempa Bumi

Macam-macam bencana alam yang pertama tentu saja adalah gempa bumi. Indonesia yang berdiri pada lempeng-lempeng aktif sering kali membawa dampak terjadinya getaran atau guncangan. Mulai guncangan skala kecil hingga besar. Bukan cuma itu, gempa bumi di Indonesia juga dapat disebabkan oleh aktivitas gunung api dan juga runtuhan batuan.

Dalam histori Indonesia, bencana alam gempa bumi terbesar yang memakan banyak korban jiwa adalah moment gempa bumi Aceh th. 2004. Bencana alam ini tepatnya terjadi pada 26 Desember 2004, dengan kemampuan 9,3 Skala Richter.

Pusat gempa ini berasal berasal dari basic laut sebelah barat Aceh, yang lantas membawa dampak gelombang tsunami yang memporak-porandakan Aceh dan sekitarnya.

Gunung Meletus

Selain itu, gunung meletus juga tidak luput dalam daftar macam-macam bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Bencana alam yang satu ini ditimbulkan oleh aktivitas vulkanik atau perut bumi yang aktif. Indonesia sendiri mempunyai beberapa gunung berapi aktif yang sering mengeluarkan awan panas, hingga terjadi letusan berapi.

Peristiwa bencana alam gunung meletus pun dulu terjadi pada Gunung Merapi di Yogyakarta. Bencana ini terjadi pada 26 Oktober 2010 silam. Bencana ini pun menelan minimal 353 korban jiwa akibat awan panas, juga di antaranya Mbah Maridjan yang disebut sebagai juru kunci Gunung Merapi.

Tsunami

Macam-macam bencana alam seterusnya adalah tsunami. Tsunami merupakan keadaan alam yang membawa dampak serangkaian gelombang ombak laut tinggi atas terjadinya pergeseran lempeng basic laut.

Sebelum terjadi tsunami, biasanya ditandai dengan guncangan gempa bumi yang jadi di kurang lebih wilayah dekat dengan pusat guncangan. Beberapa kala setelah itu, gelombang air laut bakal surut dan seketika nampak menjadi ombak tinggi dan dapat memporak-porandakan wilayah sekitar.

Pada tanggal 22 Desember 2018, terjadi moment tsunami yang disebabkan oleh letusan Anak Krakatau di Selat Sunda dan menghantam daerah pesisir Banten dan Lampung, Indonesia.

Banjir

Banjir juga juga tidak benar satu berasal dari macam-macam bencana alam di Indonesia. Banjir adalah gejala alam yang ditandai dengan meluapnya volume air hingga merendam suatu daerah.

Banjir ini dapat disebabkan oleh curah hujan yang tinggi supaya bendungan air di suatu wilayah tidak dapat menampung lantas meluap. Bukan cuma itu, banjir juga dapat disebabkan oleh peresapan air atau drainase di suatu wilayah yang buruk.

Bencana banjir ini sering kali menjadi ancaman bagi kota-kota besar di Indonesia. Wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap menjadi tidak benar satu kota besar yang sering terjadi banjir. Bahkan moment banjir yang memadai besar sempat terjadi di awal pergantian th. 2020 lalu.

Tanah Longsor

Tanah longsor juga masuk dalam daftar macam-macam bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Bencana alam yang satu ini biasanya terjadi gara-gara gerakan massa tanah atau batuan yang jatuh ke bawah menuruni lereng gunung.

Tanah longsor ini dapat saja menimpa permukiman warga yang berada di kaki lereng. Pada tanggal 31 Desember 2018 lantas terjadi longsor di Kampung Cigarehong, Dusun Cimapag, yang berada di Sirnaresmi, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Kekeringan

Bencana alam yang sering melanda Indonesia seterusnya adalah kekeringan. Bencana alam yang satu ini sering kali terjadi disaat memasuki musim kemarau.

Di mana ketersediaan air jadi berkurang atau apalagi habis, supaya warga tidak dapat mencukupi kebutuhan air sehari-hari. Baik untuk dikonsumsi, aktivitas mandi cuci kakus, hingga untuk pengairan lahan sawah.

Beberapa kala lalu, Indonesia juga mengalami kekeringan di beberapa wilayah gara-gara tidak turunnya hujan. Bahkan Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada agustus 2018, sejumlah kabupaten/kota di 8 provinsi mengalami kekeringan di Indonesia yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, NTB,Jawa Timur, DIY, Banten, NTT, Lampung.

Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan juga juga tidak benar satu berasal dari sekian macam-macam bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Kebakaran hutan dan lahan dapat terjadi disaat musim kemarau panjang.

Cuaca panas yang ditimbulkan sering keli membawa dampak munculnya api di wilayah hutan atau lahan. Sehingga api selanjutnya jadi lama bakal besar dan membakar dapat membakar hutan dan lahan dalam cakupan luas.

Kebakaran hutan ini sering membawa dampak kabut asap yang mengganggu pernapasan hingga aktivitas penerbangan. Beberapa th. lantas sempat terjadi kebakaran hutan memadai gawat di Riau hingga membawa dampak kabut asap yang mengganggu kebugaran masyarakat.

Angin Puting Beliung
Angin puting beliung juga juga tidak benar satu di pada macam-macam bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Bencana ala mini ditandai dengan angin kencang yang datang secara tiba-tiba, mempunyai pusat yang menyerupai spiral dengan kecepatan 40 50 km/jam.

Angin kencang ini dapat menyentuh permukaan bumi dan bakal hilang dalam kala singkat yakni 3 5 menit. Pada th. 2018 lalu, tercatat sebanyak 165 rumah rusak akibat angin puting beliung yang menerjang Desa Panguragan Kulon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Abrasi

Macam-macam bencana alam yang terjadi di Indonesia berikutnya adalah abrasi. Abrasi merupakan sistem pengikisan pantai oleh gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Bencana alam yang satu ini juga dikenal dengan sebutan erosi pantai.

Kunjungi Juga : Berita Geografi Terbaru Hari Ini

Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipicu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut. Namun dapat dikatakan, bencana alam ini sering kali terjadi akibat ulah manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *