Ada Seorang Ilmuwan Telah Hentikan Zat Mikroplastik di Laut

Limbah deterjen yang dibuang ke laut menyebabkan biota di sana akan rusak. Selain itu, limbah tersebut menjadi sumber penyakit.

Melihat hal tersebut, sejumlah ilmuwan mencari cara untuk menghentikan zat-zat dalam limbah yang menyebabkan ekosistem laut terganggu.

“Para ilmuwan menggunakan gelombang suara untuk menghentikan mikroplastik yang mencemari lautan,” tulis World of Economic Forum yang dilansir dari akun Instagramnya pada Jumat (3/1/2020).

Berdasarkan unggahannya, para ilmuwan di Jepang telah menemukan cara inovatif untuk menghentikan mikroplastik yang ada di limbah cucian ke laut. Mereka memutar suara melalui air limbah saat meninggalkan mesin cuci.

Gelombang akustik menjebak serat mikro di tengah aliran air, sehingga air yang terbebas dari plastik dapat mengalir ke kedua sisi.

Laundry mencuci setengah juta ton mikrofiber plastik ke samudera setiap tahunnya. Berat tersebut setara dengan 3 miliar kemeja berbahan polyester.

Dalam percobaannya, sistem ini menjebak sekitar 95-99% dari 2 mikrofiber umum, yang plastiknya lebih kecil dan lebih tipis dari rambut manusia.

Diangkut oleh arus laut, limbah tersebut menuju ke setiap sudut bumi dari samudera terdalam ke Artik yang nantinya limbah itu akan dimakan oleh kehidupan laut. Ini berarti mereka memasuki rantai makanan kita.

Para ilmuwan mengatakan, penemuan mereka dapat membantu kurangi polusi laut. Selain itu, cara ini dapat melindungi lautan di bumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *