Antartika Diklaim sebagai Wilayah dengan Udara Terbersih di Dunia

Periset yakin kalau di Samudera Selatan, persisnya di Antartika, jadi tempat dengan hawa terbersih di bumi. Kondisi suasana di situ terindentifikasi tidak berganti, walaupun banyak kegiatan orang.

Klaim itu diutarakan dalam riset terkini yang dicoba oleh para periset dari Colorado State University. Triknya dengan mencoba coba tipe aransemen bioaerosol( jasad renik hawa).

Sonia Kreidenweis, salah satu dari akademikus itu, beriktikad kalau hawa yang terdapat di susunan batasan Samudra Selatan leluasa dari elemen aerosol. Walaupun aktivitas orang semacam pembakaran fosil, menanamkan tumbuhan khusus, memproduksi pupuk, serta pengasingan air kotoran, sedang lalu aktif.

Aerosol ialah elemen yang menimbulkan pencemaran hawa. Zat berbentuk gas padat serta larutan ini pula yang mengatur sifat- sifat awan di Samudera Selatan.

Bagi Thomas Hill, salah satu periset yang lain, aerosol amat berhubungan dengan biologis laut serta Antartika. Tetapi, nampak terasing dari penyebaran jasad renik ke selatan, dan sedimentasi nutrisi.

“ Ini membuktikan kalau Samudera Selatan merupakan salah satu dari sedikit tempat di Dunia yang tidak terhampar oleh aktivitas antropogenik,” nyata Hill, diambil dari CNN, Kamis( 4 atau 6 atau 2020).

Riset yang dicoba Hill serta periset yang lain ini telah diterbitkan di harian Prosiding National Academy of Sciences. Dari riset itu, ditemui kalau mikroba berawal dari laut.

Setelah itu diamati bersumber pada aransemen dari kuman mikroba itu, akademikus merumuskan kalau aerosol dari massa tanah, jauh dari kegiatan orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *