Bojan Hodak Enggan Mengomentari Status Zulham Zamrun

Bojan Hodak Enggan Mengomentari Status Zulham Zamrun Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak, enggan mengomentari status Zulham Zamrun di skuat Juku Eja. Mantan pelatih Timnas Malaysia U-19 ini mengaku idamkan fokus dengan materi yang ada, khususnya menghadapi Lalenok United (Timor Leste) pada leg pertama play-off Piala AFC 2020 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (22/1/2020).

Menurut Hodak, Zulham bertahan atau tidak di PSM Makassar, ia menanti kabar dari CEO PSM, Munafri Arifuddin. Kontrak Zulham di PSM sudah habis pada Jumat (17/1/2020).

“Bagi saya, pemain yang berlatih selagi ini adalah Taruhan Bola pemain PSM. Kalau Zulham selamanya di PSM, mestinya dia sudah turut berlatih,” ujar Hodak kepada awak sarana Makassar setelah latihan reguler PSM di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Sabtu (18/1/2020).

Hodak mengaku tetap memerlukan dua sampai tiga pemain untuk melengkapi skuatnya. Di segi lain, ia memiliki rencana membebaskan beberapa pemain untuk dipinjamkan ke klub lain.

Berkaca pada pengalaman musim lalu, Hodak tidak idamkan PSM terseok-seok di Liga 1 gara-gara kualitas pemain agak jomplang. Kalau tidak bersiap, dapat saja hal itu terulang gara-gara musim ini PSM terhitung berlaga di Piala Indonesia, Piala AFC, dan Liga 1 plus Piala Presiden.

Sebelumnya, Hodak pada berbagai peluang mengutarakan dirinya sudah menegaskan ke manajemen agar sediakan sekurang-kurangnya dua pemain pada tiap-tiap posisi.

“PSM Makassar dapat saja bermain pada 60 partai pada musim 2020. Jadi, aku perlu sekurang-kurangnya 23-25 pemain dengan kekuatan yang setara untuk dapat berkompetisi dengan tim lain,”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *