Konservasi Flora dan Fauna di Indonesia

Konservasi Flora dan Fauna di Indonesia

Konservasi Flora dan Fauna di Indonesia

Flora dan fauna yang dimiliki Indonesia terdiri berasal dari berbagai macam jenis. Keragaman type flora dan fauna ini merupakan wujud kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia.

Oleh karena itu, kekayaan berikut perlu tetap dijaga dan dilestarikan. Apalagi beberapa flora dan fauna yang dimiliki Indonesia terancam eksistensinya atau terancam punah. Salah satu langkah melestarikan flora dan fauna adalah dengan langkah konservasi.
FS88BET
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, konservasi adalah pemliharaan dan perlindungan suatu hal secara tertib untuk menahan kerusakan dan kemusnahan dengan jalur mengawetkan dan melestarikan. Berdasarkan definisi tersebut, konservasi flora dan fauna dapat diambil kesimpulan sebagai usaha yang dijalankan untuk memelihara, melindungi, dan melestarikan flora, fauna, beserta ekosistem area tinggalnya.

Tujuan utama konservasi flora dan fauna adalah untuk merawat dan melestarikan ekosistem, merawat dan melestarikan keanekaragaman hayati flora dan fauna, serta menjamin kelestarian penggunaan flora dan fauna. Proses konservasi flora dan fauna di Indonesia dijalankan berdasarkan tiga asas, yakni tanggung jawab, berkelanjutan, dan bermanfaat.

Cara konservasi flora dan fauna

Konservasi flora dan fauna dapat dijalankan lewat dua cara, yaitu:

Konservasi eksitu

Dilansir berasal dari buku Konservasi Eksitu Satwa Liar (2016) karya Burhanuddin Masy’ud dan Lin Nuriah Ginoga, konservasi eksitu adalah metode konservasi flora dan fauna yang dijalankan di luar habitat alaminya, baik didalam wujud organisme hidup maupun didalam wujud material reproduksi berwujud sel atau jaringan hidup.

Metode konservasi eksitu dapat dijalankan dengan langkah mendirikan taman safari, kebun binatang, kebun raya, kebun koleksi, plasma nutfah, pusat penyelamatan satwa, pusat rehabilitasi satwa, dan museum zoologi.

Contoh penerapan metode konservasi eksitu di Indonesia adalah Kebun Binatang Surabaya, Kebun Binatang Ragunan, Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Purwodadi, Kebun Raya Bali, Kebun Raya Cibodas, Museum Zoologi Bogor, dan lain-lain.

Konservasi insitu

Konservasi insitu adalah metode konservasi flora dan fauna yang dijalankan di didalam habitat aslinya. Metode konservasi insitu dijalankan untuk merawat spesies flora dan fauna yang terancam punah di habitat aslinya atau terancam karena adanya serangan predator.

Kunjungi Juga : Berita Geografi Terbaru Hari Ini

Metode konservasi insitu dapat dijalankan dengan langkah mendirikan cagar alam, taman nasional, dan suaka marga satwa. Contoh penerapan metode konservasi insitu di Indonesia adalah Suaka Margasatwa Ujung Kulon, Suaka Margasatwa Gunung Leuser, Suaka Margasatwa Pulau Baun, Cagar Alam Teluk Baron, Cagar Alam Waigeo Barat, Cagar Alam Sibolangit, Taman Nasional Wakatobi, Taman Nasional Lorentz, Taman Nasional Baluran, dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *